Cerita sebelumnya : Buku Dongeng dari Nenek
Ternyata Nenek Ribu menepati janjinya, dalam sebulan Ibu tiba – tiba lancar membaca dan 3 buku cerita yang indah pun sudah 20 kali Ibu ulangi membacanya. Sampai siang itu, Bang Simin, sodara yang memiliki usaha Koran, menghampiri Ibu yang sedang menunggu bis sekolah , “ini Bobo untukmu”
Ibu terkejut dan ini adalah buku yang berbeda dengan buku sekolah , juga beda dengan buku cerita dongeng .. buku ini lebih banyak cerita, lebih banyak gambar. Tidak sabar rasanya ingin membaca semuanya
Ini adalah Bobo edisi nomor 2 tahun 1979 dan ini adalah Majalah , bukan buku cerita.
catatan : berhubung Ibu tidak berhasil mendapatkan gambar sampul Bobo tersebut, maka Ibu tampilkan saja terbitan tanggal 3 Juli 1978 dari sini
Dan merupakan hadiah terindah yang pernah Ibu dapatkan dari Nenek dan Kakek.
Semua pengalaman yang mengajarkan kepada Ibu bahwa buruk bukan harus dihukum, tapi harus diperbaiki . Pengalaman nilai merah di raport dan pengajaran dari Nenek dan Kakek amat membekas di hati Ibu.
Sehingga ketika Ira belum bisa membaca, selain membelikan poster, membawa Ira kembali ke kelompok bermain adalah juga berlangganan majalah.
Sayangnya majalah Bobo yang menjadi kenangan indah buat Ibu, mengikuti perkembangan jaman, berubah dan seolah tidak sesuai dengan perkembangan usia Ira. Saat ini cukup banyak majalah untuk anak seusia Ira, sehingga Bobo yang menjadi favorit Ibu ketika kecil tidak lagi menjadi pilihan.
Ibu mencoba memberikan Bobo Junior ke Ira dan Juga Mombi , memang sih Ira membacanya tapi tidak terlalu antusias. Selain itu dari TK juga dapat majalah Pintar Dakwah dan Anak Soleh, tetap saja bukan bacaan yang ditunggu dan diharapkan. Reaksi Ira tidak seperti Ibu ketika mendapatkan majalah Bobo.
Sampai akhirnya Ira melihat Majalah Princess di kedai majalah di simpang rumah Alinda, saat menemani Ayah membeli Koran.
“Ibu , Ira mau Princess !”
“Ira sudah menjadi Princess untuk Ibu”
“Maksudnya Ira mau buku Princess “
“Sepertinya menjadi Princess tidak perlu pakai buku deh”
“Aakkkkkkkkkh Ibu .. pokoknya Ira mau majalah Princes”
“Ooh Majalah … Baiklah , my Princess”
Dan Ibu pun mulai membeli secara eceran seingatnya Ibu saja . Tapi sayangnya Ira punya daya ingat yang kuat , Ira bisa mengetahui kalau Ibu kelewatan satu edisi, rupanya di majalah edisi terbitan kali ini sudah menampilkan gambar sampul untuk edisi berikutnya. Kalau sudah begini, berlangganan adalah cara terbaik agar Ibu tidak kelupaan dan ketinggalan edisi terbaru.
Akhirnya Selasa menjadi hari yang dinanti Ira, karena setiap dua minggu sekali , Majalah Princess diantarkan ke rumah.




bun gmn y cara berlanggan majalah bobo..?? Tq
INGIN BERLANGGANAN BOBO ataupun BOBO JUNIOR?
(1) silahkan menghubungi agen koran yang sering lewat depan rumah
(2) bisa berlangganan dengan cara : hubungi Layanan Pelanggan Sirkulasi Kompas Gramedia, Gedung Kompas Gramedia,
Jl. Palmerah Selatan No. 22-23, Jakarta 10270,
Telp. 021-5306263, Fax. 021-53699096, SMS 0811908680,
atau email ke : subscribe@cc.kompasgramedia.com
BOBO Terbit mingguan setiap hari Kamis
BOBO Junior Terbit 2 mingguan
selamat mencoba
iya mbak .. saya sampai kelas 3 SMP langganan Bobo
berhenti krn harus memilih antara Bobo dan Majalah Mode heheheehe udah mau sma sih waktu itu
jadi inget, dulu waktu kecil bacaannya majalah bobo