Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘Puasa’ Category

Hari ini adalah hari ke 14 bulan Ramadhan 1432 H  dan adek Ira sudah 3 hari tidak sekolah karena sakit.

 

Sedih mendengar Ira yang tetap ingin berpuasa, sedangkan diagnose dokter, Adek Ira tidak dulu boleh berpuasa karena “perut kembung ”.   Sebenarnya Ibu dokter menyatakan istilah kedokterannya, tapi Ibu tidak dapat mengingatnya lagi.

 

Kejadiannya adalah : Ira sudah menjalani  5 hari puasa penuh.     Ketika jadwal sekolah pulang  jam 12 siang  dan Ira puasa penuh, magribnya Ira pun  demam, sepertinya tubuh mungil Ira belum kuat untuk puasa penuh setelah menjalani aktifitas sekolah yang cukup panjang.      Subuhnya  Ira ngotot harus sahur bersama Ayah dan Ibu .

Okeylah, Ibu turuti maunya Ira, soalnya Ira sudah bangun sendiri kok.

 

Jam satu siang, Ira telfon Ibu meminta izin untuk berbuka, jadi puasa ½ hari saja.   Ibu kabulkan mengingat Ira juga masih kecil.   Dan malam itu Ira cerita kalau sejak pulang sekolah kepalanya pusing dan badannya terasa lemas.     Besoknya Ira tidak Ibu bangunkan untuk sahur, ternyata ini membuat badmood , Ira tidak mau sarapan, karena marah tidak dibangunkan ikut sahur.       Setengah mati, Ibu hanya berhasil menyuapkan 2 sendok nasi plus Milo ½ gelas.    Dan laporan Mbak kepada Ibu, pulang sekolah Ira tidak mau makan , cuma mau tiduran saja,    Puncaknya hari Selasa, sejak subuh Ira muntah dan ketika dibawa ke dokter pukul 8 pagi, sudah 5 kali Ira muntah.  Apapun yang Ira makan ataupun minum keluar lagi.  Serem melihat Ira yang seharian itu sampai muntah 11 kali.

 

Kata dokter , ini hanya masuk angin, perutnya kosong, kalau istilah orang dewasa “asam lambung naik”.   Kurang tidur, makan tidak banyak saat waktunya boleh makan  selain itu menu makanan Ira selama berbuka atau sahur lebih suka yang dingin , sehingga akhirnya jadi pilek.   Namanya juga anak kecil,  males buang ingus, malah lendirnya tertelan yang akhirnya menjadi dahak yang mengganjal di tenggorokan.   Akhirnya tiap batuk “ganjalan tersebut”  yang tidak bisa dikeluarkan secara manual oleh Ira,  memicu keinginan untuk muntah.   Makanya muntahan Ira selain cairan ataupun ampas makanan, juga berupa lendiran

 

Iihhh jijik ya bahasannya hahahahaha .. Ibu inget dulu kata bu dokter, kalau anak batuk terus muntah, itu bagus, artinya dahaknya bisa keluar sendiri, dan ini akan melegakan si anak.

 

Selama sakit ini,   Ibu dokter menyarankan Ibu untuk memberikan makanan ataupun minuman dalam porsi kecil tapi sering ini lebih baik daripada langsung porsi besar.   Maklumlah kalau perut kosong  dimuatin makanan sekaligus dalam jumlah banyak, pasti eneq dan bikin mual.     Untuk sementara waktu menghindari makanan berminyak, asam dan susu coklat.   Susu putih tidak masalah, lebih baik lagi kalau air putih hangat diperbanyak.    Selain obat flu, Ira dikasih obat yang harus diminum 30 menit sebelum makan dan dapat dihentikan mengkonsumsinya apabila sudah tidak muntah lagi.

 

Berhubung puasa masih 2 minggu lagi, Ibu pun mencari tahu agar kejadian  tidak menimpa jagoan besar Ibu, Abang Sigit, maka ketemulah tips dari artikel kesehatan  , kira – kira inilah hasilnya :

 

 

Menu Buka Puasa Paling Sehat adalah

Segelas air agak hangat + kurma

15- 20 menit kemudian fresh juice atau buah-buahan segar yang “moderat” seperti papaya, apel kupas, melon,  pear dll tanpa kulit.  Hindari buah yang agak ekstrim seperti nanas, durian , mangga dan sejenisnya.

30 menit kemudian barulah makan agak besar

 

Mengapa ?

Ada 3 alasan utama :

Alasan 1

Perut masih kosong dan kosentrasi asam lambung agak tinggi ditandai dengan “aroma” mulut yang berbeda akibat hawa asam lambung yang naik.  Untuk itu perlu “diencerkan” dengan segelas air hangat – hangat kuku. Dan baik untuk sedikit menguras ginjal dan menambah persediaan air tubuh yang telah hilang selama hampir 14 jam

Alasan 2

Tubuh perlu asupan energy seketika (instan) yang biasanya didapat dari gula.  Oleh karena itu asupan fruktosa (karbohidrat sederhana) dari juice atau buah segar akan langsung mengisi energy kita.  Mengapa bukan gula ? Karena gula bukan glukosa tanpa nutrisi

Alasan 3

Juice atau buah segar akan 100 % manfaatnya bagi tubuh saat diminum atau dimakan dengan perut kosong sama sekali.  Karena life enzymenya akan bisa diserap semuanya oleh sistem pencernaan tubuh kita.  Namun tenggang minimal 30 menit untuk ke makan besarnya.   Jangan campur juice atau buah segar dengan gula, kopi, susu atau apapun.  Biarkan juice dan buah  masuk secara independen.

 

Pola buka puasa ini sudah merupakan setengah detoksikasi karena lambung betul betul dalam keadaan kosong dan saluran pencernaan dalam keadaan santai saat mencerna nutrisi dan life enzyme dari juice atau buah segar tersebut.

 

Saat puasa, cairan dalam tubuh menurun. Karenanya, penting menjaga asupan cairan agar tidak terjadi dehidrasi. Sayangnya, kita seringkali lupa memperhatikan konsumsi cairan tubuh.

 

Menurut dr. Fiastuti Witjaksono, SpGK, orang yang berpuasa biasanya mengurangi konsumsi cairan sehingga tubuh mengalami dehidrasi.

 

 “Normalnya, tubuh membutuhkan kurang lebih dua liter cairan atau sekitar enam hingga delapan gelas air. Kadangkala, saat puasa tak terpenuhi. Ada yang cuma minum segelas saat sahur dan dua gelas saja saat buka. Akibatnya, tubuh menjadi dehidrasi,” ujar Fiastuti.

 

 Gejala paling ringan ketika mengalami dehidrasi adalah bibir dan lidah kering, lemah, pusing, atau kelelahan ekstrim. Selain itu, warna urin menjadi lebih gelap daripada biasanya, dan rasa mual.

 

 Air putih merupakan cairan paling tepat untuk mengatasi dehidrasi. Fiastuti menyarankan agar kita mengonsumsi tiga gelas air saat sahur dan delapan gelas air saat buka.

 

 Ia juga mengingatkan agar kita mengindari minuman manis saat sahur. Hal itu untuk mengontrol kadar gula dalam tubuh. Cairan manis yang dikonsumsi saat sahur bisa mengenyangkan sesaat, tetapi dapat menyebabkan hipoglisemia (kadar gula tubuh menurun secara drastis).

 

“Daripada minum teh manis saat sahur lebih baik anda meminum susu, karena bisa membuat kenyang lebih lama dari makanan lain. Susu memiliki kadar glikemik yang rendah dan tidak hanya mengandung karbohidrat, tetapi juga mengandung protein dan lemak yang diserap tubuh secara perlahan,” jelasnya.

 

Sumber :   http://www.metrotvnews.com/metrolife/news/2012/07/26/99819/Jangan-Minum-Teh-Manis-saat-Sahur/

 

Oh ya,  biarpun di artikel ini tidak disebutkan tapi Ibu meyakini khasiatnya yaitu Madu 1 sendok makan setiap sahur dan sebelum tidur.

 

~~~@~~~

 

Begitulah,  mudah – mudahan bisa diterapkan untuk hari  puasa selanjutnya dan Ira bisa segera sembuh.     Belum lagi  Ira sudah bertekad  bahwa hari Minggu dia mau sahur dan puasa lagi seperti kemarin – kemarin.

 

“Nanti Ira gak dapat THR seperti abang kalau banyak bolos puasanya”

 

 

 

 

Iklan

Read Full Post »

Sop Buah

Dan inilah cerita di hari Kedua, karena jatuh di hari Minggu, dimana Ayah dan Ibu tidak bekerja, maka Ira pun ikut berpetualang di supermarket terdekat.    Lagi – lagi selera mata anak kecil yang dimenangkan, apalagi anak kecil itu sedang berjuang untuk puasa penuh.     Ira memutuskan akan berbuka dengan Sop Buah.   Sempat terkaburkan dengan ide Es Teler dan Es Buah. Sampai –  sampai Ira mempertanyakan apa bedanya .

 

Kata Ibu, itu perbedaan pada  isian  dan di kuahnya.

Nama Isian Buah antara lain : Kuah nya
Sop Buah Apel, Nenas, Buah Naga, Melon,Blewah,  Strawberry, Anggur,  Kolang Kaling

kalau sop buah yang dkt mesjid al Barkah pake tomat

Kalau sop buah yang di dkt pool damri kayu ringin pake pisang ambon

Susu Kental Manis +  Sirup Merah paling mantap kalau sirupnya  merek Sarangsari atau Tjampolay rasa Pisang susu
Es Teler Alpukat , Nangka, Kelapa Muda Susu Kental Manis Putih
Es Buah Pepaya, Nenas, Bengkoang, Nata de Coco Air Gula (kadang pake sirup Leci)

 

Kata Ira kalau es campur ?  Ibu bilang tinggal Adek campurkan saja apa aja didalamnya, yang penting ada Es serut atau Es batu yang dikeprok dan rasanya harus Manis.

 

Sebenarnya Ayah bilang , ngapain repot bikinnya , kan lebih gampang jika beli saja di Abang penjual Sop Buah Cirebon, 7 ribu sudah enak dan bisa buat berdua sebungkus.

 

Baiklah coba kita hitung biaya yang dikeluarkan untuk membuat Sop Buah ala Ibu Titin

No Nama Bahan Quantity Harga Keterangan
1. Apel Fuji 2 buah Rp 8.000 Iris dadu
2. Buah Naga 1 buah Rp 5.000 Iris dadu
3. Pisang Ambon 2 buah Rp 3.000 Iris bulat
4. Lengkeng ¼ kg Rp 5.000 Kupas  dan buang biji hitamnya
5. Nenas 1 buah Rp 5.000 Iris dadu, direbus dengan gula 3 sdm, dipakai

½ bagian saja, sisa setup bisa disimpan di kulkas

6. Kolang kaling ¼ kg Rp 3.000 Direbus dgn gula 3 sdm,

hanya ½ bagian, sisanya simpan kulkas

7. Susu Kental Manis 3 sachet Rp 6.000 Dicukupkan untuk 8 mangkok
8. Es Batu 1 bungkus Rp 500 Tidak sempat bikin jadi beli di warung, airnya dari aqua kok.
9. Gula Pasir ¼ kg Rp 3.000 Untuk membuat air gula. Takaran air dan gula harus 1:1.  Namanya Sirup Gula
10. Sirup Tjampolay 1 botol Rp 18.000 Rasa Pisang Susu
Total biaya Rp 56.500
Jumlah Porsi yang diperoleh :  6 mangkok

(setara dengan biya Rp 42.000 jika membeli ),

Sirup Tjampolay bisa digunakan untuk 30 mangkok saji.

 

Mahal juga  ya ..

Dan sukses menciptakan  dapur berantakan, kehebohan dan terburu – buru  karena membuat Sop buah  harus menunggu Ira bangun dari tidur  siangnya , ketika itu kurang lebih pukul 17.15 .

Hanya saja ada nilai tambah yang tidak diperoleh dengan membeli Sop Buah di Abang Pedagang Sop Buah  yaitu kebersamaan dan kegembiraan.     Ibu dapat merasakan kehebohan Ira mengupas kulit lengkeng dan membuang biji hitamnya.   Melihat Abang Sigit ikut  memotong Nenas menjadi kotak – kotak.   Ayah mengupas apel menggunakan peeler , kebetulan sekali peeler ini sudah setahun Ibu miliki tapi belum pernah dipakai karena Ibu lebih suka menggunakan pisau.

 

Meriah sekali dapur kita , sore itu.

Belum lagi tiba tiba Ayah berteriak seperti Juri di Master Chef Junior,   5 Menit lagi !

Siap tidak siap , pasukan cilik harus mandi, karena akan Adzan Magrib tanda  berbuka puasa akan berkumandang.  

 

Read Full Post »

Older Posts »